Berkembangnya teknologi
terus berjalan, seiring dengan ketersediaan alat-alat yang semakin mudah. Salah
satunya adalah HyperCam atau Hyperspectral Camera, sebuah kamera yang dapat
mengambil detail foto yang tidak dapat dilihat secara telanjang oleh mata
manusia.
Dikutip dari PetaPixel, Senin
(19/10/2015), disebutkan bahwa teknologi Hiperspektral ini rata-rata
digunakan untuk mendeteksi secara detail dokumen lama, atau lukisan tua yang
sudah beratus-ratus tahun umurnya. Dengan menggunakan metode pengumpulan
informasi melalui spektrum elektromagnetik yang nampak dalam keadaan cukup
cahaya.
Namun tidaklah murah untuk
dapat memiliki kamera dengan teknologi Hiperspektral tersebut, maka dari itu
munculah ide HyperCam dengan biaya yang jauh lebih murah. Proyek HyperCam
sendiri merupakan kolaborasi antara peneliti dari Universitas Washington dengan
peneliti dari Microsoft.
Cara kerjanya
adalah, HyperCam menangkap 17 foto dari berbagai titik dalam spektrum
elektromagnetik. Kemudian algoritma khusus digunakan untuk mencari detail dari
masing-masing foto, mana yang menarik untuk dipilih. Seperti pada
contohnya adalah foto berikut ini, yang menampilkan secara detail pembuluh
darah pada kepalan tangan manusia.
Untuk biayanya, para peneliti
ini menggunakan kamera seharga 11 juta Rupiah, serta harga untuk
menciptakan teknologi Hiperspektral ini setidaknya kisaran 50 USD atau sekitar
675 ribu Rupiah. HyperCam sendiri saat ini masih berupa prototipe yang terus
dikembangkan. Para peneliti ini berharap agar teknologi ini dapat secepatnya
dinikmati di khalayak luas bahkan dapat digunakan pada smartphone sekalipun.
Tentunya dengan adanya
teknologi Hiperspektral yang murah, sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia,
terutama pada bidang medis, mengingat teknologi ini mampu menghasilkan gambar
detail dari permukaan kulit manusia secara detail
Source : http://www.beritateknologi.com/












